ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA UMKM D&N FASHION SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN USAHA DI SEKTOR INDUSTRI KREATIF
DOI:
https://doi.org/10.71315/jtpkm.v2i4.268Kata Kunci:
Creative Industries, Fashion, Business Development, Business Feasibility Studies, MSMEsAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha UMKM D&N Fashion yang berlokasi di Desa Kate-kate, Ambon, sebagai upaya pengembangan usaha di sektor industri kreatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis kelayakan dilakukan terhadap tujuh aspek yaitu aspek hukum, pasar dan pemasaran, teknis dan operasional, manajemen dan SDM, keuangan, ekonomi dan sosial, serta lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM D&N Fashion layak untuk dikembangkan dengan nilai Average Rate of Return sebesar 1.169%, Net Present Value Rp150.794.202, Payback Period 0,085 tahun, dan Internal Rate of Return di atas 100%. Meskipun demikian, terdapat beberapa aspek yang memerlukan perbaikan khususnya pada legalitas usaha, sistem pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran digital. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan UMKM di sektor fashion khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik UMKM Nasional. BPS.
Banunaek, T. (2021). Tantangan Logistik UMKM di Maluku. Jurnal Pembangunan Daerah, 5(1).
Bekraf. (2022). Data Perkembangan Ekonomi Kreatif Indonesia. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia.
Dennis, A., & Wixom, B. (2018). Systems Analysis and Design. Wiley.
Fitriani, R. (2022). Analisis kelayakan bisnis pada UMKM sektor fashion. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 14(1), 22–33.
Hidayat, A., & Karimah, N. (2023). Strategi pengembangan UMKM fashion berbasis digital marketing. Jurnal Industri Kreatif, 7(2), 89–102.
Howkins, J. (2013). The Creative Economy. Penguin.
Husnan, S. (2018). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Yogyakarta: UPP STIMYKPN.
Kasmir & Jakfar. (2018). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Kencana.
Kasmir. (2018). Manajemen Usaha Mikro. Jakarta: Kencana. Kemenparekraf. (2022). Laporan Ekonomi Kreatif Indonesia. Kementerian Investasi/BKPM. (2022). Panduan OSS RBA.
Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Perkembangan UMKM di Indonesia.
Kementerian Lingkungan Hidup. (2020). Klasifikasi Dampak Lingkungan Usaha Mikro.
Kotler, P., & Keller, K. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson. Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Ningsih, R. (2022). Analisis Tren Fashion Muslim di Kawasan Timur Indonesia.
Jurnal Ekonomi Kreatif, 7(2).
Prasetyo, B. (2021). Peran UMKM terhadap ketahanan ekonomi nasional. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 22(2), 114–127.
Rahmawati, S. (2021). Pengaruh inovasi dan digitalisasi terhadap pengembangan UMKM. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 9(1), 45–56.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2019). Research Methods for Business. Wiley. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suryani, N. (2020). Tren industri fashion lokal dan perilaku konsumen. Jurnal Industri Kreatif, 5(3), 210–220.
Umar, H. (2018). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Rajawali Pers
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rani Malawat, Sindi Lukaraja, Sundus Ailatat, Muthia Rizkianti Ode, Muhamad Fauzan Nirwan, Tia Obertina Wakim, Wirogandus Fatlolon, Hasna Bilmona, Debora Sinaga, Brian Meirel Pesulima

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
